Pada tahun
1970,th councilforinternational organization of medical science (CIOMS) mulai
menyiapkan nomenklatur internasional penyakit (IND) dengan bantuan anggota
organisasi dan dibuat 5 jilid nomenklatur sementara yng diterbitkan selama
tahun 1972-1974. Beberapa waktu kemudian direalisasi suatu kompilasi nomenklatur
internasional dan memerlukan konsultasi yang lebih luas dari anggota CIOMS.
Pada atahun1975 IND merupakan proyek bersama CIOMS dengan WHO yang dibimbing
oleh tchnical steering komite dari dua organisasi tersebut.
Tampilkan postingan dengan label penggunaan ICD 10. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penggunaan ICD 10. Tampilkan semua postingan
Selasa, 21 April 2015
Informasi Penunjang Pada Primary Health Care
Salah satu
tantangan strategi global health for all by the year 2000 adalah memberikan
informasi yang menunjang primary health care (PHC). Pada Negara tanpa informasi
lengkap atau data dengan kualitas rendah, berbagai pendekatan diperlukan untuk
mengadopsi suplemen atau mengganti penggunaan ICD konvensional.
Sejak tahun 1970
beberapa Negara lebih memilih mengumpulkan informasi dengan lay personel. Lay
reporting diperluas dalam konsep yang lebih luas yang disebut “metode non
konvensional”. Metode
Deskripsi Klasifikasi Statistik Internasional Penyakit dan Terkait Masalah Kesehatan (part 2)
2.2.1
Diagnosis terkait klasifikasi
Khusus
tabulasi daftar
Daftar
tabulasi khusus berasal langsung dari klasifikasi inti, untuk digunakan dalam
penyajian data dan untuk memfasilitasi analisis status kesehatan dan tren di
tingkat internasional, nasional dan subnasional. Daftar Tabulasi khusus
direkomendasikan untuk perbandingan internasional dan publikasi termasuk dalam
Volume 1. Ada lima daftar, empat untuk mortalitas dan satu untuk morbiditas
(untuk rincian lebih lanjut, lihat bagian 5.4 dan 5.5).
Deskripsi Klasifikasi Statistik Internasional Penyakit dan Terkait Masalah Kesehatan (part 1)
2.1
Tujuan dan Penerapan
Klasifikasi
penyakit dapat didefinisikan sebagai suatu sistem kategori entitas abnormal
yang ditandai sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Tujuan dari ICD
adalah untuk memungkinkan penganalisisan secara sistematis, interpretasi dan
perbandingan data mortalitas dan morbiditas dikumpulkan di berbagai negara atau
daerah dan pada waktu yang berbeda. ICD digunakan untuk menerjemahkan diagnosa
penyakit dan masalah kesehatan lainnya dari kata-kata ke dalam kode
alfanumerik, yang memungkinkan mempermudah penyimpanan, pengambilan dan
analisis data.
Dalam prakteknya, ICD sudah menjadi standar Internasional klasifikasi diagnostik untuk semua tujuan kesehatan umum epidemiologi dan banyak manajemen. Ini termasuk analisis situasi kesehatan umum kelompok populasi dan pemantauan kejadian dan prevalensi penyakit dan masalah kesehatan lainnya dalam kaitannya dengan variabel lain, seperti karakteristik dan keadaan individu yang terkait. ICD tidak dimaksudkan atau tidak cocok untuk pengindeksan entitas klinis yang berbeda. Ada juga beberapa kendala pada penggunaan ICD untuk studi aspek keuangan, seperti penagihan atau alokasi sumber daya.
Senin, 30 Maret 2015
PENGGUNAAN ICD 10.
ICD 10 singkatan dari International
Statistical Classification of Disease and Related Health Problems Tenth
Revision (Klasifikasi Statistik Internasional tentang Penyakit dan masalah
Kesehatan Revisi 10).
Klasifikasi penyakit dapat didefinisikan
sebagai suatu sistem penggolongan (kategori) dimana kesatuan penyakit disusun
berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. ICD mempunyai tujuan untuk
mendapatkan rekaman sistematik, melakukan analisa, interpretasi serta
membandingkan data morbiditas dan mortalitas dari negara yang berbeda atau
antar wilayah dan pada waktu yang berbeda. ICD digunakan untuk menterjemahkan
diagnosa penyakit dan masalah kesehatan dari kata-kata menjadi kode alfanumerik
yang akan memudahkan penyimpanan, mendapatkan data kembali dan analisa data.
Langganan:
Postingan (Atom)