Di Indonesia sejarah dan perkembangan rekam medis dijumpai dengan adanya resep-resep jamu warisan nenek moyang yang diturunkan dari generasi ke generasi melalui catatan pada daun lontar dan sarana lain yang dapat digunakan sesuai dengan zamannya. Walapun pelayanan RM di Indonesia telah ada sejak zaman penjajahan, namun perhatian untuk pembenahan yang lebih baik dapat dikatakan mulai sejak diterbitkannya:
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sejarah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 23 April 2015
Sejarah Perkembangan Rekam Medik Dunia
Rekam medik
sebagai catatan dan ingatan tentang praktik kedokteran telah dikenal orang
sejak zaman palaelolitikum ± 25.000 Sebelum Masehi (SM) yang ditemukan di gua
batu di Spanyol. Di zaman Babylon , pengobat di Mesir, Yunani dan Roma menulis
pengobatan dan pembedahan yang penting pada dinding-dinding gua, batang kayu
dan bagan tabel yang dibuat dari tanah liat yang dibakar. Selanjutnya dengan
berkembangnya hieroglyph (tulisan Mesir kuno) ditemukan catatan pengobatan pada
dinding makam dan candi Mesir serta di atas papyrus (semacam gulungan kertas
yang terbuat dari kulit). Salinan papyrus yang ditulis pada tahun 1600 SM yang
ditemukan oleh Edwin Smith pada abad ke 19 di Mesir masih tersimpan di New York
Academy o f Medicine . Sedangkan di University of Leipzig menyiimpan papyrus
Ebers yang ditulis pada ± 1550 SM yang ditemukan diantara kaki mumi di dekat
Thebes pada tahun 1872.
Langganan:
Postingan (Atom)